Senin, 24 Juni 2013


KATA PENGANTAR



                     Pertama-tama kita mengucapkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas bantuanNya, saya dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Adapun maksud pembuatan makalah ini adalah untuk menyelesaikan tugas mata kuliah Etika Profesi. Saya juga  mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah memberi bantuan, yang diterima selama mempersiapkan sampai menyeselesaikan makalah ini.
                     Saya juga meminta maaf apabila dalam penyusunan makalah ini terdapat kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak disengaja dan baik yang diketahui maupun yang tidak diketahui dalam pengerjaannya. Harapan saya adalah agar makalah ini dapat bermanfaat bagi para pembaca dan dapat digunakan sebagai pedoman dalam pengembangan beretika dalam dunia komputer.
                     Saran dan kritik yang membangun sangat saya harapkan, agar kesalahan
yang sama tidak terulang kembali. Terima kasih


Medan,   Mei 2013

                                                                                                                              Susi elfrida s
                                                                         








BAB I
PENDAHULUAN
A.   Tujuan Penulisan
                   Internet adalah salah satu teknologi yang sering kita gunakan, dengan internet kita dapat mengetahui segala informasi di seluruh di dunia bahkan internet adalah salah satu sumber informasi bagi dunia pendidikan. Orang-orang yang berkecimpung dalam dunia ini sangat banyak, istilah-istilah seperti cracker dan hacker telah sering kita dengar. Mereka merupakan  orang – orang yang tertarik untuk membuat suatu system komputer, atau jaringan. Kita orang awam akan hal cracker dan hacker akan memiliki pengertian yang sama dengan kabar-kabar yang kita dengar dari lingkungan kita. Pastinya jika berbicara tentang cracker dan hacker yang pertama muncul dalam pikiran kita pasti orang-orang yang tidak baik yang memberikan kerugian pada berbagai pihak khususnya dalam bidang teknologi. Padahal jika kita mengerti lebih lanjut tentang cracker dan hacker, maka pengertian kita selama ini banyak yang tidak sesuai dengan hal sebenarnya. Orang – orang yang tertarik untuk membuat suatu system komputer,  Orang – orang inilah yang disebut hacker. Bahkan hackerlah yang membuat program dan security dalam komputer.
                        Mereka sangat berjasa dalam perkembangan komputer sampai saat ini. Namun, pada saat ini nama hacker mengalami penurunan makna. Hacker sering diartikan sebagai orang - orang yang sering melakukan kriminalitas dalam dunia maya. Hacker identik dengan orang-orang yang sering mencuri kartu kredit (carding) atau merusak komputer. Cracker adalah sebutan untuk mereka yang masuk ke sistem orang lain dan cracker lebih bersifat destruktif, biasanya di jaringan komputer, mem-bypass password atau lisensi program komputer, secara sengaja melawan keamanan komputer, men-deface (merubah halaman muka web) milik orang lain bahkan hingga men-delete data orang lain, mencuri data. Berdasarkan hal – hal diatas, tujuan makalah ini terlihat jelas bahwa saya  ingin menggali lebih dalam lagi tentang ”apa dan  mengapa hacker dan cracker” .




B.      LATAR BELAKANG PERMASALAHAN
                  Sampai sekarang masih banyak orang yang salah mendefinisikan arti hacker dan cracker.  Sebagian besar orang mungkin menganggap hacker dan cracker adalah sama yaitu seorang kriminal karena banyak melakukan kejahatan di dunia cyber. Kalau kedua istilah itu punya arti yang sama, maka pasti ada yang salah dengan pendefinisian keduanya.  Lalu, dimana letak kesalahan dari pendefinisian kedua istilah yang kerap hinggap ditelinga kita ini? 
                  Sebenarnya orang – orang yang melakukan kriminalitas seperti merusak komputer dan mencuri kartu kredit bukanlah hacker, orang-orang ini sering disebut ”Hacker Black- hats” atau sering disebut ”Cracker”. Kita sebagai salah seorang pengguna komputer haruslah mengetahui tentang hal ini. Kita harus dapat memulihkan nama hacker,karena mereka telah banyak berjasa dalam perkembangan komputer sampai saat ini. Dengan memulihkan nama hacker juga, mereka dapat terus hacking dan memajukan dunia perkomputeran. Selain itu, ilmu hacking juga dapat dipergunakan untuk merusak situs rasis, situs porno, dan untuk menolong orang lain. Dengan latar belakang inilah kita ingin meninjau lebih jauh lagi tentang hacker dan cracker beserta etika profesinya. Semoga makala ini berguna bagi semua orang yang membacanya.

C.     PEMBATASAN MASALAH
        Dari hal – hal yang di uraikan di atas mengenai pokok permasalahan, saya berusaha untuk  membatasinya pada :
                    1. Arti dari etika profesi
                    2. Arti dari HACKER
                    3. Arti dari CRACKER
                    4. Etika profesi seorang hacker dan cracker



BAB II
ISI
       Kita akan membahas sedikit tentang etika profesi karena berhubungan bagaimana   hacker dan cracker berperilaku dalam dunia teknologi informasi.
            ETIKA PROFESI
Kata etik atau etika berasal dari kata ethos (bahasa Yunani) yang berarti karakter, watak kesusilaan atau adat. Sebagai suatu subyek, etika akan berkaitan dengan konsep yang dimiliki oleh individu ataupun kelompok untuk menilai apakah tindakan-tindakan yang telah dikerjakannya itu salah atau benar, buruk atau baik. Dengan demikian, etika akan memberikan semacam batasan maupun standard yang akan mengatur pergaulan manusia didalam kelompok sosialnya. Dapat kita simpulkan bahwa sebuah profesi, seperti hacker hanya dapat memperoleh kepercayaan dari masyarakat, bilamana dalam diri para hacker tersebut ada kesadaran kuat untuk mengindahkan etika profesi pada saat mereka ingin memberikan jasa keahlian profesi kepada masyarakat yang memerlukannya. Tanpa etika profesi, apa yang semula dikenal sebagai sebuah profesi yang terhormat akan segera jatuh terdegradasi menjadi sebuah pekerjaan pencarian nafkah biasa (okupasi).
HACKER
Pengertian tentang hacker dari berbagai sumber yang saya dapat. Secara umum hacker merupakan sekumpulan orang yang mempunyai kemahiran teknis serta kegemaran menyelesaikan masalah dan mengatasi keterbatasan. Hacker adalah orang - orang yang membangun internet, membuat sistem operasi.
Pengertian Hacker:
1. Seseorang yang sangat senang mengeksplorasi suatu program dari suatu system untuk untuk mengetahui batas kemampuannya, dengan mengunakan cara-cara dasar yang akan digunakan oleh orang yang tidak mengerti dan mengetahui bagaimana program itu dibuat dan dengan pengetahuan minimum terhadap program.
2. Seseorang yang sangat antusias dalam membuat program, dan lebih menikmati membuat program dibandingkan berteori tentang program tersebut.
 3. Seseorang yang mampu melakukan "hack
     4. Seseorang yang sangat baik dalam memprogram  Ahli pemrograman, atau sering melakukan pekerjaan dengan program itu
  5. Seseeorang yang senang dengan tantangan intelektual dengan ide kreatif
Sikap Hacker:
1. Tertarik memecahkan persoalan, mengasah keahlian, dan melatih kecerdasan.
     2. Menyelesaikan masalah dan membangun sesuatu, dan hacker percaya pada kebebasan dan kerjasama sukarela.
    3. Menurut nilai- nilai hacker, jual saja sebagian asal cukup untuk tetap makan, tetap dapat membayar sewa rumah, dan tetap dapat memakai komputer. Tidak melanggar nilai hacker jika Anda memanfaatkan ilmu Anda untuk membiayai keluarga atau bahkan memperkaya diri, asalkan sambil melakukannya tetap setia pada disiplin ilmu dan sesama hacker lain.
      Hal – hal yang dilakukan seorang hacker adalah sebagai berikut :
1. Menulis software open source.
2. Membantu menguji dan mendebug software open source
3. Menerbitkan informasi yang bermanfaat
4. Membantu berjalannya infrastruktur
5. Mengabdi kepada budaya hacker itu sendiri
Ternyata Hacker juga mempunyai tingkatan-tingkatan, tiap tingkatan di bedakan dengan kemampuan dan ilmu yang dimiliki sang hacker :
1.Elite
Ciri-ciri : mengerti sistem operasi luar dalam, sanggup mengkonfigurasi & menyambungkan jaringan secara global, melakukan pemprograman setiap harinya, efisien & trampil, menggunakan pengetahuannya dengan tepat, tidak menghancurkan data-data, dan selalu mengikuti peraturan yang ada. Tingkat Elite ini sering disebut sebagai ‘suhu’.
2.Semi Elite
Ciri-ciri : lebih muda dari golongan elite, mempunyai kemampuan & pengetahuan luas tentang komputer, mengerti tentang sistem operasi (termasuk lubangnya), kemampuan programnya cukup untuk mengubah program eksploit.
3.Developed Kiddie
      Ciri-ciri : umurnya masih muda (ABG) & masih sekolah, mereka membaca tentang metoda hacking & caranya di berbagai kesempatan, mencoba berbagai sistem sampai akhirnya berhasil & memproklamirkan kemenangan ke lainnya.
4.Script Kiddie
      Ciri-ciri : seperti developed kiddie dan juga seperti Lamers, mereka hanya mempunyai pengetahuan teknis networking yang sangat minimal, tidak  lepas dari GUI, hacking dilakukan menggunakan trojan untuk menakuti & menyusahkan hidup sebagian pengguna Internet.
5.Lammer
        Ciri-ciri : tidak mempunyai pengalaman & pengetahuan tapi ingin menjadi hacker sehingga lamer sering disebut sebagai ‘wanna-be’ hacker, penggunaan komputer mereka terutama untuk main game, IRC, tukar menukar software prirate, mencuri kartu kredit, melakukan hacking dengan menggunakan software trojan, nuke & DoS, suka menyombongkan diri melalui IRC channel, dan sebagainya. Karena banyak kekurangannya untuk mencapai elite, dalam perkembangannya mereka hanya akan sampai level developed kiddie atau script kiddie saja.
CRACKER
Sekelompok orang sering menamakan diri mereka hacker, mereka mendapat kepuasan lewat membobol computer dan mengakali telepon (phreaking). Hacker sejati menyebut orang – orang ini ‘cracker’. Hacker sejati memandang cracker orang yang tidak bertanggung jawab dan tidak terlalu cerdas. Cracker didefinisikan sebagai ‘seseorang yang masuk ke system orang lain, biasanya di jaringan computer, membypass password atau lisensi program computer, atau secara sengaja melawan keamanan computer. Cracker dapat mengerjakan hal ini untuk keuntungan, maksud jahat, atau karena sebab lainnya karena ada tantangan. Beberapa proses pembobolan dilakukan untukmenunjukkan kelemahan keamanan sistem’
Arti umum crack :
1. Memaksa masuk dalam suatu system
2. Kegiatan menghilangkan copy protection
3. Program, instruksi yang digunakan untuk menghilangkan copy
protection
Arti cracker adalah sebagai berikut :
1. Seseorang yang mencoba masuk ke dalam suatu jaringan secara
paksa dengan tujuan mengambil keuntungan, merusak dsb
2. Seseorang yang menghilangkan copy protection
3. Seseorang yang melakukan kegiatan ‘crack’
Cracking adalah kegiatan membobol suatu system computer dengan tujuan mengambil keuntungan merusak dan menghancurkan dengan motivasi tertentu.

ETIKA HACKER
            Hacker juga mempunyai etika dalam menjalani profesinya, seperti yang    diuraikan sebagai berikut :
   1. Kepercayaan bahwa berbagi informasi adalah suatu hal yang sangat baik dan berguna, dan sudah merupakan kode etik bagi seorang hacker untuk membagi hasil penelitiannya dengan cara menulis kode ‘open source’ dan memberikan fasilitas untuk mengakses informasi tersebut dan menggunakan peralatan pendukung apabilan memungkinkan
   2. Keyakinan bahwa ‘system cracking’ untuk kesenangan dan eksplorasi sesuai dengan etika adalah tidak apa –apa selama  seorang hacker tetap komitmen tidak mencuri, merusak, dan melanggar batas – batas kerahasiaan
3. Tidak percaya pada otoritas, artinya memperluas desentralisasi
   4. Tidak memakai identitas palsu, seperti nama samara yang konyol, umur, posisi, dll
   5. Mampu membuat seni keindahan dalam computer
   6. Komputer dapat mengubah hidup menjadi lebih baik
   7. Pekerjaan yang dilakukan semata – mata demi kebenaran informasi yang harus disebarluaskan
                                                                         BAB III
KESIMPULAN
Setelah membahas tentang hacker, maka sekarang kita dapat membedakan antara      hacker dan cracker. Perbedaannya adalah sebagai berikut :
1.      Hacker
 Mempunyai kemampuan menganalisa kelemahan suatu sistem atau situs. Sebagai contoh : jika seorang hacker mencoba menguji situs Yahoo! dipastikan isi situs tersebut tak akan berantakan dan mengganggu yang lain. Biasanya hacker melaporkan kejadian ini untuk diperbaiki menjadi sempurna.
 Hacker mempunyai etika serta kreatif dalam merancang suatuprogram yang berguna bagi siapa saja.
 Seorang Hacker tidak pelit membagi ilmunya kepada orang-orang yang serius atas nama ilmu pengetahuan dan kebaikan.
2. Cracker
 Mampu membuat suatu program bagi kepentingan dirinya sendiri dan bersifat destruktif atau merusak dan menjadikannya suatu keuntungan. Sebagia contoh : Virus Pencurian Kartu Kredit, Kode Warez, Pembobolan Rekening Bank, Pencurian Password Email/ Web Server.
 Bisa berdiri sendiri atau berkelompok dalam bertindak.
 Mempunyai situs atau cenel dalam IRC yang tersembunyi, hanya orang-orang tertentu yang bisa mengaksesnya.
 Mempunyai IP yang tidak bisa dilacak.
 Kasus yang paling sering ialah Carding yaitu Pencurian Kartu Kredit, kemudian pembobolan situs dan mengubah segala isinya menjadi berantakan. Sebagai contoh : Yahoo! pernah mengalami kejadian seperti ini sehingga tidak bisa diakses dalam waktu yang lama, kasus clickBCA.com yang paling hangat dibicarakan tahun 2001 lalu.
Akibat yang ditimbulkan oleh Hacker dan Cracker :
1. Hacker : membuat teknologi internet semakin maju karena hacker menggunakan keahliannya dalam hal komputer untuk melihat, menemukan dan memperbaiki kelemahan sistem keamanan dalam sebuah sistem komputer ataupun dalam sebuah software, membuat gairah bekerja seorang administrator kembali hidup karena hacker membantu administrator untuk memperkuat jaringan mereka.
2. Cracker : merusak dan melumpuhkan keseluruhan sistem komputer, sehingga data-data pengguna jaringan rusak, hilang, ataupun berubah  Jadi perbedaan secara umum dan singkat, para hacker menggunakan keahliannya dalam hal komputer untuk melihat, menemukan dan memperbaiki kelemahan sistem keamanan dalam sebuah sistem komputer ataupun dalam sebuah software. Oleh karena itu, berkat para hacker- lah Internet ada dan dapat kita nikmati seperti sekarang ini, bahkan terus di perbaiki untuk menjadi sistem yang lebih baik lagi. Maka hacker dapat disebut sebagai pahlawan jaringan sedang cracker dapat disebut sebagai penjahat jaringan karena melakukan  melakukan penyusupan dengan maksud menguntungkan dirinya secara personallity dengan maksud merugikan orang lain. Hacker sering disebut hacker putih (yang merupakan hacker sejati yang sifatnya membangun) dan hacker hitam (cracker yang sifatnya membongkar dan merusak)
DAFTAR PUSTAKA
a.  https://www.google.com/search etikaprofesicracker
b. Prabowo W. Onno, “Belajar Menjadi hacker” Artikel


f. www.klik-galamedia.com/hacker-dan-cracker
         

0 komentar:

Posting Komentar