Senin, 25 Maret 2013

A. PENGUAT
B. KELOMPOK 3

C. Hasil Diskusi
  pada diskusi kami kali ini, membahas tentang penguat dimana banyak para tokoh yang mengungkapkan pandangan masing- masing tentang teori ini. dimana tokoh-tokoh tersebut adalah : 
  • Edward L. Thorndike
  • B. F. Skinner
  • Robert M. Gagne
  • Piaget
  • Bruner
  • Ausabel   

penguat merupakan suatu stimulus yang terdapat pada setiap individu dalam merespon suatu hal dan pada penguat ini terdapat penguat positif dan negatif. dari setiap pandangan para tokoh diatas kami membahas tentang teori penguat dari Thorndike, dimana teori tersebut adalah : 

Hukum kesiapan
yaitu semakin siap suatu organisme memperoleh perubahan tingkah laku maka pelaksanaan tingkah laku tersebut akan menimbulkan kepuasan individu sehingga asosiasi cenderung diperkuat.
Hukum latihan
Yaitu semakin sering suatu tingkah laku diulang/dilatih(digunakan) maka asosiasi tersebut akan semakin kuat.
Hukum Akibat
Yaitu hubungan stimulus respons cenderung diperkuat bila akibatnya menyenangkan dan cenderung diperlemah jika akibatnya tidak memuaskan. Hukum ini menunjukkan bahwa jika suatu hubungan dapat dimodifikasi seperti hubungan antara stimulus dengan respon dan hubungan tersebut diikuti oleh peristiwa yang diharapkan maka kekuatan hubungan yang terjadi semakin meningkat. Sebaliknya jika kondisi peristiwa yang tidak sesuai mengikuti hubungan tersebut, kekuatan hubungan yang terjadi makin berkurang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa seseorang akan melakukan pekerjaan jika hasil pekerjaan itu akan memberikan rasa menyenangkan/ memuaskan. Sebaliknya jika tidak membawa dampak menyenangkan, maka tidak melaksakan pekerjaan tersebut. 
Dari ketiga teori tersebut kami memilih, mendiskusikan teori yang ketiga dimana terjadi hukum akibat.
pada hukum ini, terdapat penguat bagi seseorasng, dimana pada zaman sekarang sangat sulit menerapkan teori tyang tepat pada seseorang. dengan teori ini seseorang dapat terpacu dalam melakukan suatu y\tindakan yang askan didapatkannya, sesuai hasil yang diinginkanya. jika si individu tersebut menginginkan hasil yang menyenangkan maka dia akan berusaha melakukan yang terbaik untuk mencapai hal tersebut.  

Contoh pada mahasiswa TI

  • Kontrak kuliah salah satu dosen yang mengharuskan mahasiswa USU jurusan TI semester 4  masuk dan mengumpul tugas sebelum pukul 07.30 WIB, jika melewati batas waktu tersebut tidak dapat masuk kelas lagi dan tugas tidak diterima. Dari contoh tersebut jika kita terlambat maka kita akan mendapatkan hal yang tidak menyenangkan dan dari situ kita tidak akan mengulangi lagi dan akan datang lebih awal. Hal tersebut menunjukkan salah satu penguat negative yang memberikan dampak positif dimana kita melakukan peningkatan tingkah laku dengan bangun lebih awal dan datang lebih awal agar tidak mengulangi kesalahan yang sama.
  • Pengerjaan tugas yang sering dilakukan saat mendekati deadline. Misalnya ada tugas yang dikirim via email dan baru dikerjakan pada saat deadline dan ketika itu terjadi beberapa masalah misalnya laptop bermasalah, modem atau jaringan internet yang sedang tidak baik sehingga membuat kita tidak dapat mengerjakan tugas dan tidak mengumpulkan tugas tersebut. Dan akhirnya tidak mendapat nilai. Dengan hal tersebut pasti kita akan merubah sikap kita dengan mengerjakan tugas berikutnya sebelum deadline untuk menghindari masalh yang pernah terjadi dulu.
D. Sumber Referensi
Buku Pengantar Psikologi 

E. Testimoni Secara Keseluruhan 
 Pada diskusi kami ini, membahas tentang hukum akibat, hukum akibat itu merupakan suatu penguat bagi seseorang dalam melakukan suatu kejadian baik itu hasil yang yang menyenangkan atau tidak, tergantung siindividu dalam menanggapinya. Hukum akibat yang telah dikemukakan oleh Thorndike ini sangat terlihat jelas pengaruhnya bagib seseorang. hukum ini merupakan suatu stimulus dan akan mendapatkan respons balik dari siindividu.  jika siindividu ingin mendapatkan hal yang menyenangkan maka dia akan berusaha sekuatnya dan akan memperoleh hasil yang sesuai denga yang dia lakukan. jika dia ingin hasil yang menyenangkan maka stimulus untuk mendapatkanya akan meningkat dan sebalinya jika hasil yang akan didapatkannya tidak menyenagkan maka respon pada hal tyersebut akan menurun.
Berdasarkan contoh diatas terlihat usaha uyang dilakukan seseorang Ketika kita melakukan suatu hal yang hasinya menyenangkan maka akan berusaha keras dan kemudian kita tidak mendapatkan hasil yang maksimal, dan berusaha untuk mengurangi kesalahan demi hasil yang baik dan mengubah prilaku yang memungkinkan terjadi peningkatan dari hal yang kita lakukan sebelumnya.

0 komentar:

Posting Komentar